Senin, 18 Oktober 2010

puisi ki kok apikmen yuow..


 tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu






 

2 komentar:

w!de mengatakan...

mandaaak g' kryamu .......
kie tnaah tmbah sbur wae ....
ayeeeeeeeem ........

lope sastra mengatakan...

gmn rasanya om....jdiiii eheeemmm ....eheeem